Olimpiade Sains dan Kedokteran Internasional (MEDSPIN) 2023 Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) sukses digelar. Olimpiade tingkat SMA ini diikuti oleh 6000 peserta dari 25 wilayah baik dari dalam dan luar negeri. Babak perempat final hingga penutupan digelar di FK UNAIR pada Sabtu – Minggu, 18 – 19 September 2023.

“Peminat MEDSPIN tahun 2023 ini meningkat 3 kali lipat dari tahun lalu. Kami senang karena antusiasme luar biasa,” terang Ketua MEDSPIN 2023, Gavin Agza Chandralifio.

Bahkan di tahun ini, cakupan peserta juga sampai ke luar negeri. Salah satunya peserta dari Arab Saudi yang bersaing dengan peserta dari berbagai SMA di Indonesia.

Rangkaian kegiatan MEDSPIN sendiri sudah berjalan sejak bulan Oktober lalu. Di mana FK UNAIR menggelar open house sebanyak dua kali untuk mengenalkan calon peserta tentang materi seputar kedokteran hingga FK UNAIR itu sendiri.

Sementara serangkaian seleksinya dimulai sejak 5 November. Di mana dilakukan babak penyisihan setingkat regional di beberapa daerah di Indonesia.

“Kami melakukan seleksi online dan offline. Kami mendatangi beberapa daerah untuk melakukan seleksi tahap awal. Sementara yang tidak bisa mengikuti daring” tambahnya.

Sedikit berinovasi dari tahun lalu, MEDSPIN 2023 memperluas cakupan lomba. Jika sebelumnya ada lomba poster publik dan olimpiade, tahun ini Karya Tulis Ilmiah (KTI) juga dilombakan.

“Dari penilaian kami KTI sangat diminati dan diperhitungkan oleh anak SMA. Apalagi FK UNAIR juga saat ini tengah mendorong banyak penelitian, sehingga kami menilai ini linear dengan visi FK UNAIR,” tambahnya.
Penyakit autoimun menjadi tema MEDSPIN tahun ini. Tema ini diangkat karena dinilai relevan dengan tren saat ini.

“Masyarakat umum ini masih banyak yang belum mengenal penyakit autoimun. Padahal kasusnya tidak bisa dianggap sepele. Karenanya kami angkat dengan tujuan agar masyarakat lebih paham bahwa ada penyakit autoimun,” tambah Gavin.

Gavin berharap, MEDSPIN ini dapat mengenalkan lebih banyak siswa tentang FK UNAIR dan BEM di mana ini merupakan program BEM. menyukseskan program SDG’s.

Tahun ini, Juara MEDSPIN 2023 diraih oleh Tim dari SMA Unggulan M.H. Thamrin, Cipayung Jakarta Timur. Tim terdiri dari tiga orang antara lain Azizah BHonita Zahra S, Axel Manurung dan Valentino Goksir K.S. Khusus untuk juara pertama olimpiade MEDSPIN, mereka akan mendapatkan surat keterangan (SK) dari rektorat yang akan menjadi penunjang untuk calon mahasiswa mendaftar ke FK UNAIR lewat jalur prestasi (SNBP) maupun golden ticket.

Nantinya, satu dari tiga peserta ini bisa masuk ke FK UNAIR melalui jalur prestasi. Seperti pemenang MEDSPIN dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini disampaikan oleh Dekan FK UNAIR, Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG, Subsp. F.E.R.

“Nanti kami akumulasikan poin sebagai juara MEDSPIN ini dan poin prestasi lain baik akademik maupun non akademik. Nah dari sini kita pilih satu dari tiga peserta yang akan langsung diterima menjadi mahasiswa Kedokteran,” tambahnya.

Keputusan ini sudah melalui pertimbangan dengan pihak rektorat ,”Bapak rektor sebenarnya ingin kalau MEDSPIN ini sistemnya individu. Tapi karena sejak awal kita buat beregu 3 orang, karena perlu adanya diskusi dan lain sebagainya, aka dari itu kami membuat kesepakatan ini,” tukasnya.

Penulis : Ismaul Choiriyah

source
https://unair.ac.id

By masSe